Cerita Cinta Pertama

Setiap aku menoleh dan melihat kembali 5 tahun yang lalu, tahun dimana aku bertemu dan merasakan bagaimana memaknai dan memahami arti dari cinta, sayang dan menjalin hubungan. Entah kenapa setiap aku kembali mengingat tahun 2004 itu kadang aku menangis, mungkin aku rindu dengan semua hari itu. Atau mungkin juga aku ingin kembali pada masa itu!!
Aku bertemu dengan cinta pertamaku..memang hanya 8 bulan aku jalani hariku dengan cinta pertamaku itu, semua benar-benar sempurna dan sangat indah!! Aku mengalami apa yang belum pernah aku alami sebelumnya, merasakan indahnya berjalan bersama dengan gandengan tangan yang hangat, merasakan rangkulan yang penuh kenyamanan, menatap mata yang penuh cinta, dan semua kebahagiaan lainnya.
Aku sangat rindu, aku sangat ingin kembali!! Dia memang pacar ketiga buatku, tapi dia cinta pertamaku.

5 tahun yang lalu dimana aku dan cinta pertamaku sama-sama masih duduk di bangku kelas 1 Sma, sekolah kami berbeda. Gimana bisa aku bertemu dengan cinta pertamaku itu??!! Yaaaaahh..aku di perkenalkan pada cinta pertamaku itu oleh seorang temanku waktu SMP, yang ketika SMA masuk di sekolah yang sama dengan cinta pertamaku. Tak pernah terbersit kalo dia yang akan menjadi cinta pertamaku…jujur bisa dibilang sih aku suka dari waktu pertama kenalan!! Tapi aku tak pernah berharap jauh, karena aku pikir itu hanya perkenalan biasa. Aku ga pernah tau gimana ceritanya sampai akhirnya kita bisa makin dekat, merasakan banyak kesamaan, merasakan perasaan yang tak biasa, merasakan ingin untuk terus dekat. Semua…semua yang membuat kami bisa menyatu!!!

Hari itu yang sampai saat ini masih aku ingat, 15 Febuari 2004. satu hari setelah hari Valentine, dimana menurut orang-orang itu adalah hari kasih sayang. Hari itu cinta pertamaku menyatakan rasa yang dia rasa, bertanya apakah aku mau menjadi orang yang selalu ada di sampingnya??? Menjadi orang yang paling berarti untuknya?? Bertanya apakah aku mempunyai rasa yang sama??
Sungguh…hari itu benar-benar membahagiakan buatku. Dan setelah hari itu, ssemua hari bahagia itu pun di mulai. Waktu yang kami lewati bersama, hari-hari ketika kami saling berbagi, hari-hari dima kami berjalan bersisian, hari-hari dimana aku selalu melihat mata yang penuh cinta itu, dan hari-hari dimana aku mulai mengenal cinta itu.
Aku menjadi manusia yang paling berbahagia selama 8 bulan itu, dan aku sama sekali tidak inging menyia-nyiakan hari-hari itu. Menjalani kebahagiaan, kesedihan, cobaan dan masalah dengan bersama-sama. Kita berjuang untuk semua hari-hari itu!!

Tapi waktu dan keadaan memang bisa merubah semuanya..cinta pertamaku berubah, pergi, menjauh, menghilang dan tenggelam!! Dia bukan lagi seperti cinta pertamaku, aku berjuang sendiri mencari kembali cinta pertamaku itu. Aku sudah tidak peduli lagi dengan dunia di sekelilingku, duniaku hanya cinta pertamaku. Aku berlari sendiri menemui cinta pertamaku, aku berjuang untuk semua kepastian dari cinta pertamaku. Terus berjuang sendiri, mencoba dan berusaha mencari tau lewat sahabat dan teman-teman cinta pertamaku, tapi mereka pun tak terlalu membantu.
Hingga pada suatu saat aku benar-benar putus asa, dan ingin berhenti untuk berjuang. Sore itu setelah aku selesai les dan aku hendak pulang ke rumah, dengan naik bis yang pasti akan melewati tempat dimana cinta pertamaku pasti ada. Karena aku yakin dia pasti baru pulang sekolah, aku berada diantara ketakutan dan kebimbangan apa aku harus menemui cinta pertamaku??
Aku terlalu takut untuk melihat kenyataan yang ada..tapi hatiku menguatkan agar aku berani dan terus berjuang!! Aku melihat sosok itu ada diantara anak-anak sekolah yang sedang menunggu bis dan angkutan umum untuk pulang ke rumah. Dengan ketakutan dan hanya sedikit keberanian aku memutuskan untuk turun dari bis yang aku naiki tadi. Dan menemui cinta pertamaku itu, dengan raut muka yang sedikit terkejut cinta pertamaku menghampiriku. Dia tersenyum…tapi aku tau itu bukan senyuman yang dulu, mata itu pun sudah tak ada cinta lagi. Aku memulai semuanya, tanpa basa-basi dan mungkin dengan sedkiti emosi aku bertanya untuk semua kepastian hubungan ini. Cinta pertamaku tersenyum kembali, dan kemudian memberikan jawaban yang sangat menyakitkan hatiku. Seketika kakiku terasa kelu, bibirku menjadi kaku, aku hanye terdiam seakan tak percaya. Yaaaaahh…semua berakhir!!! Dia tidak lagi mencintaiku, tidak lagi merasakan apa yang dulu pernah dia ucapkan padaku!!

SANGAT JELAS AKU KECEWA!!! Aku tersakiti..aku terluka. Dengan menghela nafas dan terus menahan air mata, aku pamit untuk pulang. Aku sudah tidak sanggup lagi berdiri di tempat itu, yang baru aku sadari ternyata banyak mata disitu yang sedang menatap dengan aneh ke arahku. Aku sudah membuang rasa maluku itu demi cinta pertamaku!!! Sesaat sebelum pulang cinta pertamaku sempat berkata “hati-hati di jalan yah..” itu adalah perhatian terakhir yang dia beri untukku. Paling tidak aku masih busa merasakan perhatian kecil itu ketika semua sudah berkahir.Aku sudah cukup berjuang untuk cinta pertamaku!! Hari itu aku akhiri semua cerita, aku akhiri semua perjuangan dan aku telan semua kecewa itu sendiri.

Setelah beberapa minggu dari hari itu, aku baru tau ternyata cinta pertamaku telah bertemu dengan cinta yang lain. Saat aku tau itu semua aku sudah tidak ingin menangis lagi, aku sudah terlanjur untuk berhenti dari semua cerita itu!! Memang aku terpuruk, menangis itu pasti..masa itu benar-benar sulit untukku!! Cinta pertamaku pergi dengan cinta yang baru ia temui dan cinta itu bukan aku..
Sampai saat ini pun aku tetap pada rasa yang sama pada cinta pertamaku, sekali aku sudah mencoba membagi cinta itu dengan cinta-cinta baru. Tapi aku tak pernah merasakan cinta yang sama dengan cinta pertamaku, aku sudah mengisi hari-hariku dengan beberapa cinta yang lain. Tapi tak pernah bertemu seperti cinta pertamaku. Sesaat setelah masa tersulit itu, aku kembali menyusun hari-hariku tanpa cinta pertmaku. Masa itu benar-benar membuat aku jatuh, dan setelah itu aku tidak ingin lagi mencintai dengan sepenuh hati. Seperti yang selalu papaku katakan “cinta itu ibarat gelas yang berisi air yang penuh, ketika kau mau membagi air itu jangan kau tumpahkan semua airnya. Tap bagilah setengah dari air itu. Maka ketika kau haus masih ada setengah lagi dari air yang ada di dalam gelas itu” kata-kata itu selalu terngiang-ngiang di telingaku, aku tak ingin lagi membagi semua air yang ada di dalam gelasku, supaya ketika aku di tinggalkan masih ada setengah lagi air di dalam gelasku. Dan itu tidak akan terlalu sakit, dibandingkan dengan air di dalam gelas itu yang kau tumpahkan semua!!!

Cerita ini aku bagi bukan untuk mengganggu ataupun mengusik kehidupan yang ada saat ini, aku hanya ingin berbagi tanpa maksud apa-apa. Yang dijalani adalah hari ini, besok dan masa depan, bukan kemarin atau masa lalu. Masa lalu hanya memberi kita pengalaman agar di masa depan kita lebih tangguh!!!!

Dedicated for my first love –RPP-

2 thoughts on “Cerita Cinta Pertama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s