letter to U

Dear Kamu,

hari itu tanggal 4 agustus 2011 pertama kali kita kenalan, yaa bukan cuma aku dan kamu tapi juga mereka.

kita satu kelompok di games ‘jalan-jalan ke bulan’,

kamu banyak bicara, kamu cerdas, iya kamu menarik.

kamu selalu sukses mencairkan suasana, membuat aku jadi ceria, mungkin bukan aku saja tapi juga mereka. aku masih ingat setiap kali instruktur menanyakan arti nama kamu dan kamu selalu menjawab dengan bangga. aku juga masih ingat kamu selalu bilang “panggilann kesayangan saya sih …”

masih ingat pertama kali kita bbman?? kamu selalu iseng gangguin aku, setiap aku ganti status bbm kamu pasti selalu komen.

disaat temen-temen yang lain memilih untuk kembali setiap hari minggu malam,tapi kamu malah memilih untuk kembali hari minggu pagi. inget kita suka jalan-jalan hari minggu dengan yang lain?? nonton transformers, makan dan kamu inget pertama kali kamu coba rangkul aku. iya, aku pikir itu hanya sebuah rangkulan dari seorang teman. kamu masih inget waktu kamu acak-acak rambut aku waktu kamu iseng duduk terpisah dari aku waktu di busway??

iya, aku masih ingat semuanya.

kamu penuh dengan ide, kamu penuh dengan semangat, boleh aku bilang kamu cowok ‘berbobot’ yang pernah aku kenal. kamu penuh semangat, sampai hari itu hari minggu kamu kembali dengan wajah yang penuh kelesuan. masih inget waktu itu aku bilang “iiiihhh lagi galau yaa” dan belakangan baru aku tau kalau hari itu kamu baru putus dengan pacar kamu.

masih ingat hari itu kita buka bersama dengan mereka dan kita foto berdua untuk pertama kalinya?? yaa mungkin kamu foto berdua bukan dengan aku saja🙂

dan yang paling aku ingat hari itu tanggal 23 agustus 2011, malam perpisahan diman kamu bilang ABCD “Aku Bilang Cinta Diterima Engga” kamu bilang itu di depan mereka, tanpa berani menatap mata aku. aku smpat bertanya ini cuma main-main kan?? lalu kamu jawab “it’s not a game for me” dan malam itu adalah penyesalan terbesarku karena salah memberikan jawaban untukmu.

sampai hari terakhir kita disana semuanya terlihat menggantung, aku mencoba untuk merevisi jawabanku tapi kamu malah mempertanyakan. ragu?? mungkin. tapi hari itu aku sudah mencoba memberikan jawaban terbaikku, tapi kamu malah mempersulit semuanya. sampai akhirnya aku pulang malam itu dengan perasaan yang masih tertinggal disana, ada yang salah dengan hatiku?? kamu harus tau 3 tahun aku tidak pernah merasakan lagi seperti ini, bisa jadi aku lupa bagaimana rasanya jatuh cinta. 3 tahun membuat aku menjadi lebih berhati-hati, bukan memilih tapi aku lebih berhati-hati.

aku masih ingat waktu aku pulang lebaran ke palembang kamu selalu rajin bbm aku, bilang kangen aku dan kamu punya satu janji mau mengajak aku kesana ke tempat yang ada di foto kamu. masih ingat?? kamu sering bikin status bbm yang iseng dengan aku, malem-malam kamu tiba-tiba kirim video hantu cuma buat nakut-nakutin aku. sampai hari itu aku pulang kembali ke kota ini dan malam itu juga kamu datang ke kostan aku, padahal aku tau jarak kostan aku dengan rumah kamu itu jauh. tapi malam itu kamu bela-belain untuk datang ke kostan aku, mungkin aku boleh GR sedikit. kamu kangen aku?? iya, aku juga sama. tapi mungkin kita terlalu gengsi untuk mengatakan itu satu sama lain. dan ternyata itu adalah untuk pertama dan terakhir kalinya kamu datang ke kostan aku.

pernah beberapa kali kamu bbm aku dengan panggilan ‘sayang’, yang entah sebenarnya kamu salah kirim atau bagaimana. gw, elo dan aku, kamu. kamu bilang aku ga perhatian, kamu bilang aku ga peduli. kemudian kamu bilang aku cuek, tapi makin kesini bukannya itu kamu?? aku selalu bertanya, tapi apa kamu pernah menanyakan kembali?? aku memberi peduli, tapi apakah kamu kembali peduli. semua harus ada take and give, semua harus ada keyakinan dari masing-masing hati.

sampai pada hari itu hari dimana aku tau bahwa kamu dan dia telah kembali bersama, semua menjadi semakin jauh, semua menjadi semakin tak terarah.

awalnya aku pikir aku, kamu dan kita.

tapi pada kenyataannya kamu, dia dan kalian.

sekarang game is over. aku emang cuma permainan kamu, aku cuma numpang lewat dan semua cerita ini berakhir tanpa ending.

kamu pergi dan menghilang, kemudian aku mencoba untuk terus mencari tapi ternyata semua sudah berubah. kamu bukan lagi kamu, aku ikhlas dan merelakan. terima kasih untuk semua hari yang sudah cukup berwarna yang pernah kamu beri.

aku menyesal dengan setengah dan setengahnya lagi aku tidak menyesal, Allah mempertemukan aku dengan orang yang salah terlebih dahulu sebelum mempertemukan aku dengan orang yang tepat. dan orang itu mungkin bukan kamu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3 thoughts on “letter to U

  1. chendy berkata:

    awalnya bagus..sangat suka gaya bicara anda..
    tapi endingnya saya kira anda yang salah dan kurang bijak..
    saat itu anda mungkin tidak memberikan respon yang baik kepada dia jadi mungkin saat itu ada wanita lain yang lebih merespon dia jadi lebih memilih balik sama dia..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s