Malam Takbiran !

ketika kamu merasakan jadi anak perantauan akan ada banyak moment yang ga akan bisa kamu lalui bersama keluarga, bukan satu moment tapi banyak. beberapa hari yang lalu temen-temen ada yang nanya gini ke aku “chit, ga mudik ke palembang?” “enggaa,lagian pulang juga ga ketemu sama mama papa” hmmm oke cerita dikit nih kebetulan orang tua aku lagi menjalankan rukun iman yang ke-lima. jadi yaa aku pikir kalo idul adha ini aku pulang ke rumah yaa buat apa, lagian aku juga udah punya rencana mau cuti  kalau mama papa udah pulang ke rumah nanti.

kita balik lagi ke pertanyaan temen tadi, jujur setiap jawab pertanyaan yang seperti itu rasanya JLEB banget ke hati. sekarang aku tanya, siapa sih yang ga mau pulang ke rumah sendiri? ga ada kan? iya sama aku juga. waktu jawab pertanyaan temen itu sih aku udah ikhlas dan membatin dalam hati “iya aku gapapa kalo ga pulang”. dan akan berbeda jawabannya kalau aku ditanya sekarang, sekarang itu kapan?? ya malam ini. malam dimana aku mendengar suara takbir yang berkumandang, malam dimana orang-orang sedang asik kumpul bareng keluarganya. bagaimana dengan aku?? iya aku disini di dalam kamar sendirian, menikmati suara takbir sambil bercucuran air mata. seandainya menangis bisa membuat aku tiba-tiba pulang ke rumah rasanya aku rela menangis sampai habis asal bisa nyampe ke rumah. halah itu ga mungkin!

mendengar suara takbir ini aku goyah, aku seharusnya meralat jawaban aku waktu itu dengan jawaban “iya aku mau pulang” aku kangen rumah, aku rindu masakan mama, aku kangen keluargaku. aku kangen moment di malam takbiran, bantuin mama susun toples, bantuin mama nyicipin masakan, ngedenger suara mama takbiran sehabis sholat magrib, kangen adik-adikku  dan yang pasti kangen kamarku😦 seharusnya aku ga perlu sedih seperti ini sih, toh rasa kangen ini akan terbalas waktu aku pulang nanti. sekali lagi aku harus bilang bahwa moment yang tidak bisa aku lewati bareng mereka itulah yang bikin aku sedih.

posisi aku sekarang sedang diatas kasur, bersandar di bantal, di depan laptop dan aku menulis. pastinya dengan menangis😥 aku tidak akan pernah perduli kalau dibilang cengeng, percaya kan tentang filosofi “akan ada pelangi setelah hujan” aku selalu berpikiran seperti itu, kalo hari ini aku menangis itu artinya akan ada kebahagiaan yang bakal dapat besok, lusa atau kapanpun. dan yang lebih pinternya *dibaca kebalikannya*  lagi, menurut aku semakin banyak air mata yang aku keluarin maka akan semakin banyak kebahagian yang akan aku dapatkan nanti. hehhehee itu pemikiran ngasal dari otak aku yang juga kadang ngasal.

sebenernya ini bukan tahun pertama aku ga pulang lebaran haji, ini tahun kedua aku. cerita sedikit waktu tahun lalu aku dikirimin mama opor ayam sama pempek. kata mama supaya aku tetap bisa merasakan suasana lebaran di rumah, yaaahh paling tidak itu bisa sedikit mengurangi kesedihanku. dan yang paling teramat sangat bikin aku sedih tahun kemarin adalah waktu aku sholat ied. aku sholat ied sendirian, melihat orang di depan, belakang,kanan,dan kiri mereka semua datang dengan keluarga. disitu aku bener-bener tidak bisa menahan air mata, sepanjang sholat aku nangis. mungkin waktu itu aku baru beberapa bulan jauh dari rumah, jadi sensitif dan gampang nangis.
hmmmm aku bingung sih tahun ini mesti seneng atau sedih, karena tahun ini aku ga bisa sholat ied. sedihnya yaa karena aku ga bisa menjalankan ibadah dan ga bisa merasakan suasana lebaran yang sesungguhnya. senengnya yaa karena aku ga perlu nangis lagi kayak tahun kemarin karena melihat orang-orang disekeliling aku yang bareng keluarganya.

yang jelas lebaran idul adha kali ini aku cuma ingin mendoakan kedua orang tua aku selalu diberi kesehatan, dimudahkan dan dilancarkan dalam menjalankan ibadah. amin amin ya Allah…

yuuukk aahh aku mau pamit, mau “malam syahdu” duluu yaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s